Anggap Corona Cemen! Puluhan Pelajar ini Asyik Corat-coret Seragam Usai Lulus Ujian!

Lulus jalur virus aja bangganya bukan main

Ilustrasi coret seragam | tripadvisor.co.uk
Dalam memerangi virus corona, pemerintah Indonesia mengimbau agar masyarakat memakai masker jika keluar rumah, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menerapkan jarak fisik, dan kalau bisa di rumah dulu untuk sementara. Karyawan diminta untuk bekerja dari rumah, begitu juga pelajar untuk belajar di rumah dulu.

Bahkan, Ujian Nasional sampai ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus corona ini. Meski begitu, tidak semua elemen masyarakat mematuhi peraturan tersebut. Masih banyak warga yang berkumpul di luar, sehingga harus dibubarkan oleh kepolisian. Contohnya seperti para murid yang malah merayakan kelulusan di luar rumah tanpa mempedulikan tertular virus Covid-19 atau tidak.

Puluhan murid di Kerinci ini begitu girang karena berhasil lulus UN tanpa susah payah. Mereka pun menggelar kegiatan coret-coret baju seragam pada hari Minggu (29/3/2020). Aksi coret-coret seragam ini diadakan di kawasan Kebun Teh Kayuaro Kresik Tuo Kerinci. Meskipun di tengah pandemi corona, mereka nggak mau kehilangan momen yang sudah dianggap tradisi tahunan ini.

Pelajar kayuaro coret seragam | manaberita.com
"Aksi coret-coret dilakukan mungkin karena sudah selesai ujian, dan sudah merasa tamat sekolah,” ujar seorang pengendara yang terjebak macet akibat aksi konvoi para siswa tersebut.

Warga pun menyayangkan aksi para siswa ini. Bukannya belajar di rumah dan bersyukur karena lulus UN tanpa susah payah, mereka masih aja melakukan tradisi coret-coret. Jika digelar di waktu biasa, mungkin nggak masalah. Tapi, di tengah pandemi corona ini kan pemerintah udah melarang berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Apalagi, aksi mereka bikin jalanan jadi macet.

"Seharusnya sekolah sudah memberitahu hal ini, ditegur atau diingatkan, sebab bukan hanya merugikan, tetapi para siswa ini mengganggu lalulintas,” ujar pengendara tersebut seperti dilansir dari brito.id.

Kapolsek Kayuaro, Iptu Dolizar membenarkan adanya kegiatan coret-coret baju yang dilakukan oleh para pelajar usai merasa lulus. Kepolisian telah berhasil mengamankan beberapa pelajar untuk diingatkan mengenai bahaya perbuatannya.

Pelajar kayuaro coret seragam | brito.co.id
"Iya, kejadiannya tadi pagi, dan sudah ada yang kita amankan untuk dibina,” ujar Kapolsek.

Kalau kebanyakan warga Indonesia masih susah mengerem aktivitas berkumpul dalam jumlah banyak kayak gini, pasti deh angka kasus positif corona di Indonesia terus meningkat. Menurut kamu, apa yang harus dilakukan oleh pemerintah supaya warga sadar akan bahaya virus corona ini?


Sumber : keepo.me

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3