Polisi Tegas Tak Akan Beri Ijin Massa yang Akan Aksi Selama Covid-19, Bila Ngotot Ini Ancamannya

Polda Metro Jaya tegas tidak akan memberikan ijin bagi massa yang akan menggelar aksi selama pandemi Covid-19.


Hal itu sesuai dengan Maklumat Kapolri bernomor MAK/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona.

Sesuai Maklumat Kapolri dan aturan PSBB, kita tidak akan berikan izin buruh gelar aksi,” kata Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Yusri Yunus, saat dikonfirmasi, Jumat (17/4).

Yusri menyebut, bila ada massa yang tetap ngotot melakukan aksi tersebut. Maka pihaknya tak tanggung- tanggung akan membubarkannya.

Namun, hingga saat ini, pihaknya belum menerima surat pemberitahuan perihal akan adanya aksi buruh untuk mengepung gedung DPR RI.

Sampai saat ini belum ada surat pemberitahuan aksi,” ungkapnya.

Sebelumnya, para buruh bersikukuh akan menggelar demo besar-besaran mengepung DPR RI.

Aksi itu rencananya digelar pada 30 April mendatang untuk mendesak DPR menghentikan pembahasan RUU Omnibus Las, khususnya Cipta Kerja.

Aksi demo itu digagas Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang merupakan gabungan dari tiga konfederasi buruh dengan massa besar.

Yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyatakan, aksi itu akan dilakukan jika ultimatum ternyata tak digubris DPR RI.

Tak hanya di Ibukota, aksi serupa juga akan digelar serentak di seluruh provinsi lain di Tanah Air.

Kami sudah membuat surat resmi kepada Presiden dan Ketua DPR untuk menggelar aksi besar-besaran secara nasional,” terangnya, Kamis (16/4).

Sumber : kerjajokowi.top/2020/04/polisi-tegas-tak-akan-beri-ijin-massa.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3