Ajakan Tetap di Rumah Ciptakan Ibu Hamil di Pidie Meningkat Drastis Hingga 2.245 Orang

Imbauan tetap di rumah atau stay at home saat pandemi Covid-19 atau virus Corona menyebabkan angka ibu hamil di Pidie mencapai 2.245 orang.

Petugas di Puskesmas Kembang Tanjong, Pidie, Rabu (13/5/2020). 

Angka ibu hamil justru naik di tengah wabah Corona, karena pasangan suami istri lebih dominan di rumah berkumpul dengan keluarga.

"Data ibu hamil itu dari bidan desa yang dilakukan pedataan di setiap gampong. Alhamdulillah di tengah Covid-19, angka ibu hamil naik," jelas Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Efendi MKes, kepada Serambinews.com, Rabu (13/5/2020).

Ia menyebutkan, angka ibu hamil yang dicatat di semua Pukesmas untuk empat bulan tahun 2020 mencapai 2.245 orang.

Rinciannya, Januari 790 orang, Februari 640 orang, Maret 552 orang dan April 263 orang.

Dikatakan, ibu hamil harus menjaga kondisi kehamilan di tengah pandemi Corona, dengan rajin berkonsultasi kondisi kandungan dengan bidan di gampong. 

Tak hanya itu, kata Efendi, petugas Puskesmas juga tetap memberi pelayanan terhadap ibu hamil.

"Ibu hamil harus lebih intens memeriksa ke Puskesmas. Asupan gizi untuk ibu hamil harus cukup sehingga bayi tidak stunting," sebut Efendi didampingi Sekretaris Dinkes Pidie, Fauzi Harfa SKM MM.

Ia menyebutkan, saat ini stok obat di semua Puskesmas tetap tersedia. Puskesmas diharapkan mengajukan obat sesuai kebutuhan.

"Di tengah pandemi Corona pelayanan Puskesmas harus ditingkatkan. Puskesmas juga melayani warga yang pulang dari perantauan yang kini mencapai 2.000 orang," jelasnya.

Sumber: aceh.tribunnews.com/2020/05/13/ajakan-tetap-di-rumah-ciptakan-ibu-hamil-di-pidie-meningkat-drastis-hingga-2245-orang

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3