Cewek ABG Diculik di Belawan, Dibius dan Diikat di Rumah Kosong

Seorang cewek berusia 16 tahun, sebut saja namanya Mawar, terbaring lemah di dalam kamar sebuah rumah kosong di Jalan Tongkol, Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Belawan, Rabu (13/5), jam 17.30 WIB. Saat ditemukan, tangan dan kaki warga Kampung Kurnia ini terikat tali. Mawar diduga diculik, dibius lalu disekap oleh pria pengendara Avanza.

Add caption

Mawar pertama kali ditemukan seorang bocah bernama Hakim (8). Saat itu, sekitar jam 17.30 WIB, Hakim sedang bermain di rumah kosong tersebut bersama temannya.

“Waktu masuk ke rumah kosong itu, kami tengok tangan dan kaki kakak itu terikat tali di dalam kamar, tubuhnya sangat lemah,” kata Hakim.

Kemudian dibantu warga kedua bocah itu, membawa Mawar keluar dari rumah. Mendengar seorang gadis disekap di rumah kosong, Lurah Belawan Bahagia, Ali Mukti dan warga sekitar datang. Kemudian Ali menghubungi Polsek Belawan dan membawa Mawar ke RS PHC Belawan.

Setelah mendapat pertolongan Bunga bisa diajak komunikasi. Mawar kepada wartawan mengatakan, malam itu dirinya baru dari rumah temannya bernama Santi di Pajak Baru.

Sekitar jam 24.00 WIB, ia hendak pulang ke rumahnya di Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. Karena tidak ada becak, Mawar berjalan kaki menuju Simpang Pajak Baru.
“Tiba-tiba di pertengahan jalan, lewat mobil warna putih yang dikemudikan oleh AWR, lalu aku disuruh naik ke dalam mobil dan dibius,” kata Mawar.

Mawar juga mengatakan setelah dirinya sadar dari bius sekitar jam 01.00 WIB, kaki dan tangannya sudah dalam keadaan terikat tali.
“Kemudian rambutku dijambak sembari pelaku menanyakan keberadaan Santi. Aku bilang aku nggak tau. Kemudian aku ditinggalkannya sendiri di rumah kosong dalam keadaan kaki dan tanganku diikat olehnya,” jelas Mawar.

Seorang personel Polsek Belawan di RS PHC Belawan mengatakan, karena korban masih dibawah umur, korban harus didampingi keluarganya untuk membuat laporan polisi. Korban dan keluarganya disarankan melapor ke Polres Pelabuhan Belawan karena di Polsek Belawan tidak ada Unit PPA.

Menanggapi kejadian menimpa Mawar, EL Tambunan (52) penduduk Pajak Baru Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan, mengatakan kasus tersebut murni kriminal.
“Untung korban ditemukan oleh anak anak itu, kalau tidak bisa-bisa korban meninggal dunia karena kelaparan dan kedinginan sebab tangan dan kakinya diikat,” kata Tambunan sembari berharap polisi segera menangkap pelaku.

Sumber: pasangtelinga.com/cewek-abg-diculik-di-belawan-dibius-dan-diikat-di-rumah-kosong

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3