Ogah Dipulangkan, TKA China Lompat dari Bus dan Mengamuk di Bandara Banyuwangi

Polisi akhirnya bertindak tegas dengan mengamankan seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang Mengamuk di Bandara Banyuwangi pada awal pekan ini.

WN China Mengamuk di Bandara Banyuwangi. ©2020 Istimewa

"Benar sudah kita amankan kemarin, karena melakukan perusakan fasilitas bandara, berupa satu set komputer di pintu masuk keberangkatan bandara," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, saat dikonfirmasi, Kamis (28/5).

Pria bernama Cui Changqing tersebut selama ini bekerja di pabrik semen di Jember, PT Sinoma Engineering. Cui diduga nekat berbuat anarkis karena emosi dan menolak dipulangkan oleh imigrasi ke negara asalnya.

"Dia menolak dipulangkan dan ingin bertahan di Bandara Banyuwangi karena meminta hak-hak ketenagakerjaannya dipenuhi oleh agen yang memberangkatkan dan perusahaan. Kita bersama agen dan perusahaan sebenarnya sudah melakukan negosiasi," ujar Arman.

Saat akan dilakukan negosiasi, pria paruh baya tersebut justru memilih bersembunyi di kolong bus. Kemudian dengan emosional, WN China itu mengamuk dan merusak komputer yang ada di sekitar lokasi. Polisi akhirnya bertindak tegas karena pelaku sudah berbuat kerusakan di fasilitas publik.

"Negosiasi memang alot. Tapi karena sudah melakukan tindakan kriminal, maka kita amankan dan kita bawa ke Mapolresta Banyuwangi," papar Arman.

Kabar TKA China yang berulah itu juga dibenarkan oleh pihak bandara. "Kebetulan selama negosiasi, kita didampingi aparat kepolisian. Polisi langsung mengamankan TKA saat itu juga. Begitu berbuat kerusakan, langsung kita buat laporan polisi," ujar Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Banyuwangi, Heru Karyadi.

Cui Changqing sebenarnya ikut dalam rombongan 150 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di pabrik semen di Jember. Mereka kemudian dipulangkan ke negara asalnya pada Senin (25/05) kemarin. Namun Cui Changqing berhasil melarikan diri saat turun dari bus pariwisata yang membawa rombongan WN China ini dari Jember menuju Bandara Banyuwangi.

Total ada 5 bus pariwisata yang membawa 150 TKA China tersebut. Pemulangan dikawal oleh aparat TNI-Polri dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelumnya, keberadaan WN China di pabrik semen di Jember itu sudah menjadi sorotan banyak pihak, termasuk DPRD Jember, sejak awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia. 


Sumber:merdeka.com/peristiwa/ogah-dipulangkan-tka-china-lompat-dari-bus-dan-mengamuk-di-bandara-banyuwangi.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3