Pelarian Oknum Perwira Polisi Berakhir Setelah Diminta Istri Muda Untuk Menyerah

Pelarian Oknum Perwira Polisi Berakhir Setelah Diminta Istri Muda Untuk Menyerah


Desersi usai kasus penggelapan 71 mobil  terungkap,  Iptu Hiswanto Adi akhirnya dibekuk tim gabungan Polda Riau dan Polda Kepri di tempat persembunyiannya di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Minggu (17/5/2020) malam.  

Usai ditangkap  Hiswanto Ady bersikap kooperatif  dan mengakui perbuatannya,

Selanjutnya  oknum Perwira Polres Bintan tersebut dibawa menggunakan Kapal Ro-Ro  dan tiba di  pelabuhan Sekupang, Kabupaten Karimun , Selasa (19/5/2020) sore.

Kasus yang menjerat Hiswanto Ady karena dia  diduga menjadi pembeli dan penjual kembali mobil hasil tarikan leasing   yang kreditnya macet dan dari showroom   namun kendaraan tersebut dijual  dengan memalsukan dokumen , berkisar dari Rp 34 juta  hingga Rp 55 juta.


Terungkapnya kasus ini, berawal dari penyitaan mobil oleh personel TNI dari tangan para pembeli yang berada di Tanjungpinang. Diketahui, salah satu pemilik mobil yang dijual itu merupakan korban dari Ady.

Hiswanto Ady dikabarkan tidak masuk dinas tanpa keterangan sejak tanggal 8 Mei 2020.

Selama masa pelariannya   Hiswanto Ady cukup lihai selama masa pelarian karean  dia memiliki  pengetahuan proses penyelidikan yang biasa dilakukan kepolisian sebagaimana profesi yang dia jalani selama ini.

Hiswanto Ady  juga kurang lebih enam sampai 7 kali mengganti nomor handphone dan sempat beberapa kali menjual handphonenya. 


Hiswanto Adi akhirnya menyerah usai salah satu  istri mudanya, RT memberikan informasi kepada polisi tetang lokasi persembunyiannya.

RT   yang  melakukan video call melalui WhatsApp meminta agar suaminya segera menyerahkan diri.

"Abang serahkan diri kepada kepolisian, Aku enggak mau abang ditembak, kita hadapi bersama Abang," bujuk RT melalui video call WhatsApp itu, seperti dibeberkan Direktur Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Arie Darmanto.

"Tadinya sempat melawan dan karena istri mudanya membujuk dan menunjukkan tempat persembunyian akhirnya kita amankan tanpa perlawanan," kata Arie.

Total unit mobil yang saat ini teridentifikasi TKP Batam dan Tanjung pinang berjumlah 71 unit mobil berbagai jenis diantaranya, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Expander, Toyota Avanza,Toyota Yaris, Toyota Innova, Toyota Calya, Suzuki Ertiga, Honda mobilio, Honda Jazz, Daihatsu New Xenia dan Daihatsu Ayla. 

Namun baru 30 mobil yang berhasil disita polisi sebagai barang bukti.

Tindak kejahatan penggelapan dan penipuan ini dilakukan Hiswanto Ady bersama tiga tersangka lainnya selama tiga tahun.

Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan Pasal 372, 378 dan 263 KUHP dengan ancam hukuman empat tahun penjara dan paling lama enam tahun penjara.

Source: https://www.radarborneo.com/2020/05/pelarian-oknum-perwira-polisi-berakhir.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3