Teganya Warga Aniaya 3 Bocah Pemulung Dituduh Maling, Padahal Takut Dikejar Anjing

Beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan kasus bullying terhadap bocah penjual gorengan bernama Rizal. Terbaru, kembali terekam sebuah momen warga sedang menganiaya 3 orang bocah pemulung di media sosial.


Tidak melakukan kesalahan sesuai apa yang dituduhkan, 3 bocah tersebut mendapatkan kekerasan dari beberapa warga sekitar. Ingin tahu kejadiannya? Berikut ulasannya dari berbagai sumber.

Warga Aniaya 3 Bocah Pemulung

Sebuah peristiwa kekerasan kembali terjadi di kalangan masyarakat. Telah terekam momen menunjukkan tiga orang bocah pemulung sedang mendapatkan penganiyaan dari warga sekitar.

Dalam peristiwa tersebut, terlihat salah seorang bocah tengah ditarik tangannya, ditampar hingga dipukuli dengan menggunakan sapu kayu. Sedangkan dua bocah lainnya juga mengalami hal yang sama.

Dituduh Maling

Tiga bocah pemulung malang itu dianiaya lantaran dituduh mencuri oleh warga. Terlihat dalam video unggahan akun Instagram @camerapenjurunews pada Rabu (20/5) kemarin, salah seorang yang nampak dipukuli itu berkata bahwa dirinya tidak sedang mencuri.

"Aku enggak ada ngambil, aku enggak ada ngambil," ujar salah seorang bocah laki-laki yang sedang dihajar itu.

Dikejar Anjing

Peristiwa penganiayaan tersebut bermula dari tiga bocah laki-laki yang lari dan dituduh mencuri. Namun, bocah tersebut sudah memberikan penjelasan bahwa dirinya tidak berniatan untuk mencuri, mereka berlari hanya karena takut dikejar oleh anjing.

Akun tersebut juga memberikan keterangan hal yang sama terkait video yang diunggah. Bahwasannya, terdapat tiga bocah pemulung lari dikejar anjing dan dikira pencuri, bahkan sempat dipukuli warga.

"Gara-gara takut dengan anjing dan lari disangka sama warga pencuri 3 pemulung sempat dipukuli warga, imbaun buat warga semua jangan main hakim sendiri kalau salah sasaran bisa menjadi tersangka yang menghajarnya," tulis akun @camerapenjurunews.

Lokasi Kejadian

Menurut keterangan akun, peristiwa yang menimpa tiga bocah pemulung itu terjadi Pajak Rengit Tuntungan, Medan, Sumatera Utara. Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (20/5) kemarin.

"Source Donna Ria Gurusinga, lokasi Kejadian tadi 20/5/2020 di Pajak Rengit tuntungan Medan Sumatera Utara," tambahnya sebagai keterangan.



Sumber: news.okezone.com/read/2020/05/21/18/2217531/viral-perawat-pasien-covid-19-gunakan-apd-transparan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3