Balap Liar di Jalinsum Siantar – Parapat, Pebalap Siantar Tabrak Penonton dan Pohon, Tewas!


Aksi balap liar di Kota Pematang Siantar di Jalan Lintas Sumatera Siantar-Parapat, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Senin (15/6/2020) sore, merenggut satu nyawa.

Aksi balap yang diikuti beberapa orang di dekat Gapura perbatasan Siantar – Simalungun itu akhirnya menewaskan pebalap Siantar, Deva Gus Andrian (16).

Warga Jalan Sibatu-batu, Blok III, Kelurahan Bah Kapul, Siantar Sitalasari itu tewas setelah menabrak seorang penonton dan pohon di pinggir jalan.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat aksi 2 pebalap itu disaksikan puluhan penonton yang memadati tepi jalan.

Setelah mengambil start, kedua pebalap langsung memacu sepedamotor dengan kecepatan tinggi dan selanjutnya mengambil posisi tidur di atas kendaraan mereka.

Sementara dari belakang terlihat menyusul beberapa orang, juga mengendarai sepedamotor, untuk mengawal aksi balap kedua remaja tersebut.

Namun di balapan, sepedamotor yang dikendarai Deva terlihat oleng lalu melenceng ke kiri. Sedetik kemudian, sepedamotor yang dikendarainya menabrak seorang penonton lalu sebatang pohon yang berada di pinggir jalan.

“Dia (Deva) main balap resmi juga ini bang road race mewakili Siantar. Jadi saat itu si Deva ini disiku lawannnya, jadi oleng nabrak penonton baru ngantam pohon,” ungkap sumber kepada Metro24jam.com.

Tubuh Deva terkapar dekat pohon yang ditabrak. Insert: Deva saat mengikuti salah satu kejuaraan di Pematang Siantar. (ist/metro24jam.com)

Pasca kejadian, para penonton yang juga sebagian besar merupakan rekan-rekannya, langsung membawa Deva ke RS Tentara untuk mendapat perawatan.

Namun, sampai di rumah sakit, remaja itu dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara itu, seorang penontong yang ditabrak Deva dilaporkan mengalami patah tulang kaki.

“Namanya si Wanta yang ditabrak, patah kakinya bang,” sebut sumber.

Terpisah, Kasat lantas Polres Pematang Siantar, AKP Muhammad Hasan, ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya belum mendapat informasi tentang kejadian itu.

“Hingga saat ini kita belum mendapat laporan dari masyarakat, teman atau keluarga korban. Kita mendapat berita dari media sosial dan YouTube,” sebut Hassan, Selasa (16/6/2020) sekira pukul 09.00 Wib.

Suasana di lokasi seusai kecelakaan. (ist/metro24jam.com)

“Kita sudah melakukan cek TKP, dan ditemukan pecahan-pecahan jok sepeda motor di sekitar batang pohon mahoni. Lalu setelah mengecek ke Rumah Sakit Tentara, diketahui identitas korban adalah seorang remaja bernama Deva Gus Andrian (15) beralamat di Jalan Sibatu-batu, Blok III, Kelurahan Bah Kapul,” katanya.

“Dari petugas medis di Rumah Sakit Tentara, bahwasanya si korban belum sempat dilakukan tindakan medis dan langsung dibawa pulang oleh keluarga ke kediaman orangtuanya,” jelas Hasan.

Ia kemudian mengimbau para remaja yang suka kebut-kebutan untuk tidak melakukan balapan di jalanan.

“Ngebut di sirkuit adalah prestasi, ngebut di jalanan adalah frustasi. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3