Cabuli Gadis 11 Tahun Berulang Kali, 3 Pria di Simalungun Terancam Dikebiri


TP (45), KD (46) dan LK (22) warga desa Sorba Bandar, Nagori Bah Tonang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tega melampiaskan nafsu bejatnya pada TBD gadis belia berusia 11 tahun secara berkali-kali di tempat berbeda.

Hal tersebut dibenarkan oleh Bupati Simalungun JR Saragih dan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, Senin (8/6/2020).

Pelaku mencabuli korban di beberapa tempat seperti, di tepi Sungai Bah Bolon, Sungai Bah Silakuang Luan bahkan yang lebih mirisnya ditempat tinggal dan di hadapan ibu korban yang mengalami kelainan mental.

Perbuatan keji pelaku terbongkar saat korban menceritakan hal tersebut pada temannya NS (12) dan diteruskan pada tante MS. Hingga pada 26 Mei 2020 dilaporkan pada Polsek Raya Kahean serta Unit PPA Polres Simangun.

Dikatakan Arist, akibat perbuatannya, ketiga pelaku terancam pidana penjara minimal 10 tahun atau maksimal 20 tahun bahkan hukuman seumur hidup.

Selain itu, jika pelaku terbukti melakukan pencabulan secara terencana dan berulang kali maka dikenakan hukuman tambahan berupa Kastrasi yakni kebiri melalui suntik kimia.

Atas kejadian miris tersebut, Bupati Simalungun JR. Saragih meminta dan mengajak Komnas Perlindungan Anak dan lembaga perlindungan anak lainnya untuk melakukan kampanye publik guna memutus kekerasan seksual pada anak.

Ia juga berharap pihak Polres Simalungun mengambil langkah tegas atas kasus ini sehingga timbul efek jera dan menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat.

Kini korban sedang dalam dampingan psikologis Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Simalungun dan Dinas PPPA Simalungun untuk mengatasi trauma.
Artikel Menarik La

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3