Dibantu Dua Wanita, Oknum TNI Habisi Nyawa Istrinya


Tapanuli Tengah. Polres Tapanuli Tengah bersama Detasemen Denpom 1/2 Sibloga menggelar rekonstruksi pembunuhan yang melibatkan seorang oknum  TNI yang bertugas di Korem 023/KS,  Prajurit Kepala (Praka) MPNC  di halaman Mapolres pada Kamis 4 Juni 2020.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap bahwa Praka MPNC membunuh istrinya sendiri bernama Ayu Lestari (26) dibantu oleh dua orang wanita yakni SMS (30) dan WNS (29).
 
SMS merupakan wanita selingkuhan Praka MPNC.  

Terdapat  20 adegan yang dilakoni dalam rekonstruksi itu, mulai dari perencanaan, peninjauan lokasi pembunuhan, menyiapkan peralatan pembunuhan hingga menghabisi nyawa korban.
 
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Nicolas Dedy Arifianto mengungkapkan, motif pembunuhan diduga karena asmara.  
 
“Dugaan awal adalah kasus asmara. Kita lihat ada juga unsur perencanaan sehingga ada di situ status dan perannya masing-masing,” ujar Nicolas di sela-sela rekontruksi. 
 
Nicolas membeberkan kasus pembunuhan ini terbongkar ketika polisi menyelidiki temuan tengkorak manusia di Kelurahan Sihaporas Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah pada 20 Mei lalu.

Dalam kasus ini polisi hanya memproses hukum pelaku SMS dan WNS karena berstatus masyarakat sipil yang akan disangkakan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup dan minimal 20 tahun penjara.
 
"Sedangkan untuk oknum TNI sendiri ya dihukum sesuai ketentuan militer,” pungkasnya. 

Sumber: radarborneo.com/2020/06/dibantu-dua-wanita-oknum-tni-habisi.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3