Gara-gara Utang Rp 100.000, Pria Ini Bacok Teman Saat Tagih Ibunya hingga Menangis


Kasus pembacokan yang dilakukan RS (23) warga Desa Kedondong, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, terhadap GA (19), ternyata gara-gara pelaku ke korban saat membuat tato bersama.

Menurut polisi, pelaku berutang ke korban sebesar Rp 100.000. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2020). 

"Yang utang pelaku, yang bayar ibunya. Utangnya Rp 190.000, baru dibayar Rp 90.000, itu utang waktu pelaku dan korban membuat tato. Pelaku jengkel karena korban menagih ke ibunya sampai menangis," kata Kasatreskrim Polresta Banyumas AKP Berry. 

Saat itu korban yang merupakan warga Desa Karangkedawung, Kecamatan Sokaraja, datang untuk menagih utang tersebut kepada ibu pelaku.

Namun, di hadapan polisi,  pelaku mengaku emosi melihat korban menagih ibunya hingga menangis.

Pelaku lalu mengambil parang dan menyerang korban.

"Pelaku membacok korban pada bagian kepala dan tangan dengan menggunakan parang. Kemudian korban berteriak minta tolong, tetangganya datang ke rumah dan menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit," ujar Berry.
 
Setelah membacok korban, pelaku sempat kabur ke rumah temannya.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan segera diamankan ke kantor polisi.

"Pelaku sudah kami amankan. Pelaku ditangkap tadi malam ketika sedang bersembunyi di rumah temannya yang beralamat di Desa Karangrau, Kecamatan Banyumas. Kami juga telah mengamankan barang bukti berupa parang," kata Berry.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3