Ketahuan maling! Pria ini di ringkus dan di nyanyiin lagu " happy birthday " oleh polisi!


Video yang menunjukkan polisi menyanyikan lagu 'Happy Birthday' saat menangkap seorang diduga pencuri di Bangka Belitung (Babel) viral. Bagaimana ceritanya?

Dilihat detikcom, Jumat (12/6/2020), dalam video viral tersebut terlihat ada sejumlah pria yang masuk ke dalam satu ruangan berwarna hijau. Di dalam ruangan itu ada pria berbaju merah yang sedang tidur.

Sekelompok pria yang masuk ke ruangan itu kemudian menyanyikan lagu 'Happy Birthday'. Mereka juga terlihat bertepuk tangan saat menyanyikan lagu tersebut.

"Happy birthday to you, happy birthday to you. Selamat ulang tahun," ujar para pria yang belakangan diketahui sebagai polisi tersebut.

Mereka kemudian meminta pria berbaju merah berdiri. Setelah itu, pria berbaju merah itu langsung diborgol.

"Ayo bangun. Tahu apa salahmu, kan?" ucap salah satu pria.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra membenarkan peristiwa penangkapan disertai lantunan lagu 'Happy Birthday' tersebut. Dia mengatakan personel yang bertugas secara spontan melakukan hal tersebut.

"Kejadiannya spontan," ujar Adi.

Pria berbaju merah yang ditangkap itu bernama Arif Susanto (31), warga Selindung Baru, Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka. Dia ditangkap bersama komplotannya, yakni Khori (36), Sapur Hidayat (24), Willy Susanto (36), dan Dicky Saputra (38), di lokasi berbeda.

Adi mengatakan pengambilan video itu dilakukan Tim Naga Polres Pangkalpinang yang langsung dia pimpin. Saat itu, dia mengatakan, timnya sedang mengungkap dua kasus pencurian, yaitu pencurian kabel listrik dan pencurian sepeda motor.

"Ada dua kasus yang sedang kami ungkap. Intinya untuk menghilangkan kejenuhan, agar para anggota saat menjalankan tugas tidak dijadikan beban," ujarnya.

"Jadi pas dapat kabar keberadaan salah satu pelaku pencurian kabel, (kami) langsung mendatangi rumahnya. Intinya spontan, masuk ke rumah sambil mengucapkan selamat ulang tahun kepada pelaku yang saat itu sedang tidur dan langsung diamankan dibawa ke Polres," sambung Adi.

Adi mengaku tidak menduga video aksi penangkapan pada Selasa (9/6) itu akan viral. Menurutnya, video yang viral tersebut merupakan konsumsi internal.

"Kami selalu ingatkan anggota agar selalu mengedepankan humanis apabila pelaku-pelaku kooperatif, tidak melakukan perlawanan, dan tidak membahayakan petugas. Namun tetap tegas dan sesuai SOP," ucap Adi. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3