PSK Online di Surabaya Dipesan Bukan Hanya untuk Layani Hubungan Badan, Bisa Lakukan Aktivitas Lain



Dua perempuan yang diduga adalah pekerja seks komersial (PSK) jejaring online di Surabaya harus tertimpa apes karena digerebek jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Sabtu (13/6/2020) malam.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa keduanya terciduk saat pesta sabu-sabu bersama dua pria dalam satu kamar di sebuah hotel di kawasan Perak Barat, Surabaya.

Dikutip dari Suryamalang.com, Kanit Idik III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Eko Julianto mengatakan bahwa dua pria dan dua wanita itu lantas digelandang ke Mapolrestabes Surabaya.

Disebutkan bahwa keempat tersangka itu adalah SH (30), DT (32), AAS (27) dan RMAN (24).

Julianto menceritakan bahwa saat digerebek, keempatnya sedang asyik mengonsumsi sabu-sabu dalam kamar hotel.

"Kondisinya masih pakaian lengkap, namun sudah dalam pengaruh narkotika jenis sabu," kata Eko, Senin (29/6/2020).

Dari penggerebekan, polisi mengamankan seperangkat alat isap sabu, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu dan satu poket sabu seberat 0,33 gram.

Julianto mengatakan, penyidikan polisi mengarah kedua tersangka laki-laki yakni SH dan DT kerap melakukan pesta sabu-sabu di dalam kamar hotel.

SH mengaku bahwa dirinya memesan PSK tersebut melalui aplikasi Michat. Negosiasi dilakukan sampai adanya kesepakatan harga Rp800 ribu.

Selain itu, SH juga mengaku bahwa setiap perempuan yang dipesannya tak selalu mau diajak nyabu bersama.

Namun, SH tetap tak menyerah untuk mencari perempuan BO yang mau diajak pesta sabu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3