'Sehari 4 tamu, mas, Rp 300 ribu' Siang Kerja di Toko Baju Malam Open BO di Kamar


Memang sih setiap orang memiliki ragamnya masing-masing terutama dalam masalah kerja, dimana memang ada yang bekerja keras demi mendapatkan kesuksesan yang bersih.

Namun ada juga beberapa kalangan yang berperan sebagai pemuas nafsu dimana ini merupakan pekerjaan ilegal yang masih marak terjadi.

Rumah kos di kawasan Jalan Kasturi 1, Beliung, Simpang Tiga Sipin, Kota Baru, geger.

Saat itu, seorang wanita berinisial F menunggu di kamar 204

Ternyata, kalau siang wanita yang tertangkap di Kota Jambi ini kerja di toko baju, kemudian malam harinya open BO di kamar kos.

Ceritanya, berawal dari kencan lewat aplikasi Mi Chat, dua orang pria Bayung Lincir Sumsel, berinisial R (32) dan S (25), akan kencan dengan F.

Rupanya, niat mereka tak mulus.

Belum sempat bertemu dengan teman kencan wanita yang didapat melalui aplikasi Mi Chat, dua pria itu digelandang tim Opsnal Reskrim Polsek Kota Baru, Minggu (14/6) dini hari.

Mereka ditangkap saat masih berada di lokasi parkir rumah kos, sesaat sebelum memasuki satu di antara kamar kos.

"Dari handphone S, petugas menemukan percakapan keduanya dari sebuah aplikasi Mi Chat," ujar Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Rizki M Ramadhan, serta Ipda Abdul Kadar yang memimpin operasi.

Saat diinterogasi dan ponselnya dicek, keduanya tak bisa menghindar.

Dari chat di ponsel itu, diketahui F teman kencan wanitanya sudah menunggu di kamar nomor 204 lantai dua rumah kos tersebut.

Petugas langsung menggiring keduanya ke kamar tersebut.

Petugas bertemu wanita berinisial F yang ternyata warga Semarang, seperti yang ada di aplikasi Mi Chat.

Setelah di cek, ada sebungkus alat kontrasepsi diperoleh dari tangan F.

'Buka pesanan' di luar jam kerja

Interogasi polisi pun menghasilkan fakta lain.

Pengakuan F, dirinya memang selalu menggunakan penginapan tersebut untuk melayani tamu yang dia dapat dari aplikasi Mi Chat.

"Saya baru satu bulan di sini, bang. Saya kerja di toko baju, tapi open BO juga, ya saya janji sama tamu saya di kos ini terus " kata F.

Dalam sekali 'menjamu' tamu, dirinya mengaku memasang tarif Rp 3 ratus ribu.

Berapa tamu per harinya?

"Kalau satu hari, empat tamu mas," terangnya.

Dari informasi masyarakat.

Operasi itu berkat adanya informasi masyarakat.

Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Rizki M Ramadhan, menuturkan operasi dilakukan setelah ada informasi masyarakat yang menyebut ada sejumlah rumah kos dimanfaatkan untuk kegiatan meresahkan. (aryo tondang)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3