Seorang Balita di Pekanbaru Tewas Dianiaya Ayah Tiri


Ani (1,5), balita di Pekanbaru tewas dianiaya ayah tiri sendiri berinisial H (30), Rabu (3/6/2020) dini hari.

Informasi yang berhasil dihimpun Kitakini.news, selama satu pekan terakhir, bocah nahas tersebut selalu mendapat penganiayaan dari ayah tirinya tersebut.

Penganiayaan yang diterima korban mulai dari pemukulan di badan, dibanting hingga kepalanya dibenturkan ke dinding. Akibat perlakuan sadis tersebut, bocah malang ini juga mengalami patah tangan sebelah kirinya.

Sadisnya, tangan yang patah dibiarkan begitu saja oleh sang ayah. Akhirnya, bocah ini meregang nyawa di rumah kontrakan Jalan Sidodadi, Nomor 78, Kelurahan Perhentian Mapoyan, Marpoyan Damai, Rabu (3/6/2020) sore.

Ibu kandungnya Reka (20), tak bisa melerai kekerasan yang dilakukan oleh suaminya itu. Sebab, jika ikut campur, suaminya itu tak segan-segan memukulinya.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar terkait kasus bocah tewas dianiaya ayah tiri tersebut menyebut, bahwa korban tak kuat menahan sakit, membuat dia tak bisa makan yang membuat kondisi fisik menurun hingga hembuskan nafas terakhir.

“Pelaku sering melakukan kekerasan, anak dipukulin, dimasukkan ke kamar mandi lalu dicelupkan ke dalam bak air. Disaat korban tak bisa diam, masih menangis, kepalanya dibenturkan ke dinding,” ungkap Kompol Bainar usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Warga setempat, jelas Bainar, menyebut bahwa keluarga itu tertutup. Istri tak pernah keluar rumah, begitupun dengan suami yang jarang bersosialisasi dengan tetangga kontrakannya.

“Istri tak keluar rumah, dikurung sama pelaku didalam rumah. Pergi ke pasar pun tak ada,” ujar Kompol Bainar.

Pelaku Berhasil Diringkus di Rumah Istri Tuanya

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru berhasil menangkap tersangka Harisman yang tak lain ayah tiri korban dirumah istri tuanya di daerah Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (4/6/2020).

Pada saat penangkapan, pelaku mencoba kabur menggunakan sepeda motor, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

Dikatakan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, bahwa pelaku hendak melarikan diri ke Pelalawan setelah menganiaya anak tirinya itu.

“Iya pelakunya sudah ditangkap dini hari kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena saat ditangkap dia berupaya melarikan diri,” kata Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Sumber: kitakini.news/59853/seorang-balita-di-pekanbaru-tewas-dianiaya-ayah-tiri

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3