Wanita Cantik Amankan Benang Layangan Di Kartasura Ternyata Perias Pengantin


SOLO -- Maya Wijayanti, wanita cantik yang mengamankan benang layangan di Jl. Ahmad Yani, Gembongan, Kartasura, pada Selasa (23/6/2020), ternyata seorang perias pengantin.

Keahlian merias diperoleh wanita cantik yang mengamankan benang layangan itu dengan mengikuti pelatihan merias yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

"Dulu saat Wali Kota Solo, Joko Widodo, ada program pelatihan merias manten. Satu kelurahan hanya dua orang saja saat itu, saya termasuk mewakili Kelurahan Sumber," ujar Maya yang merupakan warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, saat berbincang dengan solopos.com, Jumat (26/6/2020) pagi.

Keahlian merias pengantin ditekuni wanita itu hingga saat ini. Maya membuka jasa rias pengantin di kediamannya serta membuka salon ke-cantik-an di wilayah Gembongan, Kartasura, Sukoharjo.

Maya menjelaskan saat mengamankan belasan meter benang layangan di Jl. Ahmad Yani itu dirinya tengah bekerja. Lalu, salah seorang rekan kerjanya melihat benang layangan melintang di Jl. Ahmad Yani.

Tanpa memedulikan pakaian yang ia kenakan, Maya langsung berlari ke median jalan untuk menggulung benang layangan itu. Lalu, ia mengamankan benang layangan itu dengan menggulung dan mengikatkannya ke sebuah pohon peneduh.

"Akhirnya benang layangan itu saya ambil kemarin sore pada Kamis (25/6/2020). Memang awalnya belum berani saya putuskan karena belum tahu pusat benang di mana. Takutnya, kalau langsung saya putuskan justru malah nglewer. Kalau sudah agak sore sudah tidak silau baru ketahuan, ternyata pusat benang terikat pada pohon  median jalan," ujar wanita bernama lengkap Sri Yuli Maya Wijayanti itu.

Berwarna Putih

Wanita itu menambahkan seusai mengambil benang itu dirinya menemukan sebuah layangan berwarna putih di sela-sela pohon. Maya lantas membuang layangan yang sudah rusak itu sekaligus mengamankan benangnya.

Lalu, ternyata benang itu ada dua berwarna merah muda dan hitam. Keduanya sangat tajam sehingga wanita cantik itu tidak bisa memutuskan benang itu dengan ditarik saja.

Usai mengamankan benang itu, Maya lantas berkoordinasi dengan istri Ketua RT di tempatnya bekerja. Ia berharap agar para orang tua mengawasi anak-anaknya saat bermain layangan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Halaman
1 2 3